JATIGEMBOL – Sebagai wujud keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas tata kelola keuangan desa, Pemerintah Desa Jatigembol, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi secara resmi merilis laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk Semester Pertama Tahun Anggaran 2026.
Publikasi ini dilakukan agar seluruh lapisan masyarakat Desa Jatigembol dapat mengetahui, mengawal, serta berpartisipasi aktif dalam memonitor roda pembangunan dan pos penggunaan anggaran yang mengalir ke desa.
Hingga akhir Juni 2026, total pendapatan yang berhasil masuk ke kas desa tercatat mencapai Rp879.920.150,05 atau berkisar 47% dari target total pagu anggaran tahunan sebesar Rp1.871.074.100,00.
Sektor Pendapatan Transfer menjadi pilar utama pendapatan dengan realisasi mencapai Rp649.558.000,00, disusul oleh Pendapatan Asli Desa (PADes) dari sektor Hasil Aset Desa yang menyumbang sebesar Rp230.000.000,00. Selain itu, terdapat pendapatan lain-lain yang bersumber dari bunga bank sebesar Rp362.150,05.
| URAIAN | ANGGARAN (Rp) | REALISASI (Rp) |
| Pendapatan Asli Desa | 709.413.500,00 | 230.000.000,00 |
|
709.413.500,00 | 230.000.000,00 |
| Pendapatan Transfer | 1.161.660.600,00 | 649.558.000,00 |
|
373.456.000,00 | 373.456.000,00 |
|
80.826.600,00 | 0,00 |
|
537.903.000,00 | 276.102.000,00 |
| Pendapatan Lain-Lain | 0,00 | 362.150,05 |
Dari sisi belanja program kerja, Pemerintah Desa Jatigembol telah menyerap anggaran sebesar Rp658.366.800,00 dari total pagu belanja tahunan yang dianggarkan sebesar Rp1.920.646.197,42.
Penyerapan anggaran semester pertama ini didistribusikan secara proporsional ke beberapa bidang utama, dengan rincian sebagai berikut:
Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa: Terealisasi sebesar Rp488.679.800,00 (dari anggaran Rp1.236.925.729,03) yang dialokasikan untuk penghasilan tetap (Siltap) perangkat, tunjangan, dan operasional desa.
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa: Terealisasi sebesar Rp116.737.000,00 (dari anggaran Rp572.270.468,39) untuk pengerjaan sarana fisik dan infrastruktur dasar desa.
Bidang Pemberdayaan Masyarakat: Terealisasi sebesar Rp41.450.000,00 (dari anggaran Rp62.950.000,00) utamanya pada sub bidang koperasi dan UMKM.
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat, dan Keadaan Mendesak: Terealisasi sebesar Rp6.000.000,00 (dari anggaran Rp15.000.000,00)
|
BELANJA |
ANGGARAN |
REALISASI ANGGARAN |
|
BIDANG PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DESA |
1.236.925.729,03 |
488.679.800,00 |
|
- Penyelenggaraan belanja siltap, tunjangan, dan operasional |
1.130.610.539,00 |
470.554.800,00 |
|
- Penyediaan sarana prasarana pemerintahan desa |
2.386.190,03 |
0,00 |
|
- Penyelenggaraan tata praja pemerintahan, perencanaan |
86.900.000,00 |
18.125.000,00 |
|
- Sub Bidang Pertanahan |
17.029.000,00 |
0,00 |
|
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA |
572.270.468,39 |
116.737.000,00 |
|
- Sub bidang pendidikan |
58.800.000,00 |
0,00 |
|
- Sub bidang kesehatan |
149.016.367,39 |
54.035.000,00 |
|
- Sub bidang pekerjaan umum dan penataan ruang |
338.204.101,00 |
40.048.000,00 |
|
- Sub bidang kawasan pemukiman |
20.000.000,00 |
20.000.000,00 |
|
- Sub Bidang Perhubungan, komunikasi, dan informatika |
6.250.000,00 |
2.654.000,00 |
|
SUB BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN |
33.500.000,00 |
5.500.000,00 |
|
- Sub bidang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat |
6.500.000,00 |
0,00 |
|
- Sub bidang kepemudaan dan olahraga |
12.000.000,00 |
0,00 |
|
- Sub bidang kelembagaan masyarakat |
15.000.000,00 |
5.500.000,00 |
|
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT |
62.950.000,00 |
41.450.000,00 |
|
- Sub bidang pertanian dan peternakan |
11.000.000,00 |
0,00 |
|
- Sub bidang peningkatan kapasitas aparatur desa |
10.500.000,00 |
0,00 |
|
- Sub bidang koperasi, usaha mikro kecil dan menengah |
41.450.000,00 |
41.450.000,00 |
|
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT, DAN KEADAAN MENDESAK |
15.000.000,00 |
6.000.000,00 |
|
- Sub bidang penaggulangan bencana |
3.000.000,00 |
0,00 |
|
- Sub bidang keadaan mendesak |
12.000.000,00 |
6.000.000,00 |
|
JUMLAH BELANJA |
1.920.646.197,42 |
658.366.800,00 |
|
|
||
PEMBIAYAAN |
|
|
|
SURPLUS (DEFISIT) |
(49.572.097,42) |
221.553.350,05 |
|
Silpa Tahun Sebelumnya |
49.572.097,42 |
49.572.097,42 |
|
JUMLAH PEMBIAYAAN |
49.572.097,42 |
19.572.097,42 |
|
SILPA/SiLPA TAHUN BERJALAN |
0 |
271.125.447,42 |
Mengingat realisasi pendapatan pada semester pertama berjalan lebih besar dibandingkan realisasi belanja, kas Desa Jatigembol mengalami surplus sebesar Rp221.553.350,05. Ditambah dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp49.572.097,42, maka posisi akumulasi SiLPA tahun berjalan per Juni 2026 berada di angka Rp271.125.447,42. Dana pembiayaan ini siap digunakan untuk mendanai program kerja yang terjadwal di semester kedua.
Kepala Desa Jatigembol, Budi Sulistyonarko, menyampaikan bahwa transparansi anggaran merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan (trust) antara pemerintah desa dan warga. Dengan adanya keterbukaan informasi ini, diharapkan warga tidak hanya menjadi penonton, namun ikut andil menjadi bagian dari pembangunan kemajuan Desa Jatigembol.