JATIGEMBOL – Dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan janin serta menekan angka stunting sejak dini, Pemerintah Desa Jatigembol bersama tenaga kesehatan sukses menggelar pertemuan "Kelas Ibu Produktif". Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (20/5/2026) mulai pukul 10.00 WIB, bertempat di Polindes Jatigembol.
Acara ini dihadiri oleh seluruh ibu hamil di wilayah Desa Jatigembol, para kader kesehatan desa, serta Bidan Desa Jatigembol. Kehadiran para peserta yang memenuhi ruangan menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi dan pengetahuan selama masa kehamilan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang hangat oleh panitia. Memasuki sesi inti, materi edukasi disampaikan langsung oleh Bu Ririn, seorang praktisi kesehatan yang kompeten di bidangnya.
Dalam pemaparannya, Bu Ririn menekankan pentingnya pemenuhan gizi spesifik melalui konsep ATIKA, yaitu singkatan dari Ati (Hati), Telur, dan Ikan.
"Ibu hamil wajib mengonsumsi ATIKA secara rutin. Sumber protein hewani dan zat besi ini sangat krusial untuk mencegah stunting sejak dalam kandungan dan memastikan janin tumbuh dengan optimal," tegas Bu Ririn dalam materinya.
Selain pemenuhan gizi saat hamil, para peserta juga dibekali dengan ilmu pascapersalinan, khususnya mengenai teknik pelekatan menyusui yang benar. Bu Ririn mengingatkan bahwa ibu menyusui wajib memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya hingga berusia 6 bulan. Selama periode tersebut, bayi tidak boleh diberikan makanan atau minuman mendampingi ASI, kecuali obat-obatan atas rekomendasi medis.
Tidak kalah penting, materi edukasi juga menyoroti kewajiban konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi ibu hamil. Bu Ririn menjelaskan secara rinci tiga manfaat utama rutin minum TTD, yaitu:
Menurunkan risiko pendarahan hebat saat proses persalinan.
Mendukung tumbuh kembang otak janin agar anak lahir cerdas.
Di akhir sesi, seluruh ibu hamil diimbau untuk tidak sekadar menyimpan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang mereka miliki. Mereka diminta untuk rajin membaca, mempelajari, dan menerapkan panduan yang ada di dalam Buku KIA sebagai pegangan harian di rumah.
Selama kegiatan berlangsung, jalannya diskusi dan seluruh poin penting pertemuan dicatat secara rapi oleh Bu Lia Dwi selaku notulis yang bertugas.
Acara berlangsung dengan interaktif, diwarnai dengan sesi tanya jawab antara ibu hamil dan pemateri. Melalui Kelas Ibu Produktif ini, diharapkan angka kesehatan ibu dan anak di Desa Jatigembol terus meningkat, serta melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting.